Nadia Silvarani, Penulis Novel AADC yang Menempuh Pendidikan S2 di Universitas Indonesia

Tidak ada komentar
Nadia Silvarani

Nadia Silvarani, Penulis Novel AADC yang Menempuh Pendidikan S2 di Universitas Indonesia


Halo, Teman Baca!

Menurut informasi yang saya dapatkan dari website Grasindo, Nadia Silvarani menempuh pendidikan S1 jurusan sastra Perancis di Universitas Indonesia. Kemudian, Nadia Silvarani menempuh pendidikan S2 di Universitas Indonesia jurusan ilmu komunikasi. Nadia Silvarani adalah penulis novel AADC yang diadaptasi dari film Ada Apa dengan Cinta? Novel AADC diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.

SINOPSIS NOVEL AADC KARYA NADIA SILVARANI

Apa lagi yang kurang dalam hidup Cinta? Ia punya keluarga yang bahagia, popularitas di sekolah, banyak pengagum, dan yang paling penting, ia punya sahabat-sahabatnya. Alya, Maura, Milly, dan Karmen membuat hari-harinya selalu berwarna. Mereka adalah pusat dunia Cinta.

Sampai suatu hari, ia berkenalan dengan Rangga, cowok jutek dan penyendiri yang lebih suka berteman dengan buku daripada manusia. Ternyata mereka sama-sama menyukai puisi, minat yang tak bisa Cinta bagi dengan keempat sahabatnya. Dan perlahan hal itu membuat perubahan pada dirinya, membuat orang-orang di sekitarnya bertanya-tanya, ada apa dengan Cinta? Ketika Cinta sendiri pun ikut mempertanyakan dirinya dan persahabatannya menjadi taruhan, apa yang sebaiknya ia lakukan?

Baca Buku SuperDidi Karya Silvarani, Apakah Benar Menjadi Seorang Ayah Itu Super Seru?

Beberapa kali menonton video di Youtube membuat saya akhirnya menonton trailer film Super Didi. Lalu, apakah kalian sudah pernah menonton film yang berjudul Super Didi dan seperti apakah jalan cerita dari film yang berjudul Super Didi ini? Btw, tidak hanya ada versi film saja, ada juga bukunya yaitu berjudul SuperDidi karya Silvarani yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.

Judul : Super Didi

Nama Pemain : Vino G Bastian Berperan Sebagai Arka dan Karina Nadila Berperan Sebagai Wina

Tanggal Tayang : 21 April 2016

Durasi : 100 Menit


Film yang berjudul Super Didi ini menceritakan sebuah keluarga bahagia yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak perempuan yang masih kecil. Sang ayah bernama Arka dan si ibu bernama Wina. Setiap harinya mereka melakukan kegiatan sehari-hari dengan tenang dan bahagia. Tapi kebahagiaan itu sirna saat Wina memutuskan untuk ke Hongkong demi membantu sahabatnya yang sedang mengalami masalah rumah tangga.

Arka pun akhirnya setuju walaupun berat hati saat Wina pergi ke Hongkong. Arka pun merasa sangat bingung saat harus mengasuh dua putrinya tanpa Wina. Tapi Arka selalu berusaha menjadi ayah yang terbaik untuk kedua putrinya tersebut.

Masalah lainnya adalah saat Arka harus menyelesaikan pekerjaannya sebagai seorang arsitek dan kedua putrinya selalu saja membuat Arka kebingungan. Lalu, apakah Arka akan selalu menjadi ayah terbaik untuk kedua putrinya? Dan berikut ini adalah beberapa hal yang saya suka dari film yang berjudul Super Didi yaitu,

1. Arka Sosok Ayah yang Sangat Menyayangi Keluarga

Dalam film yang berjudul Super Didi ini Arka selalu berusaha menjadi ayah yang terbaik untuk kedua putrinya. Arka pun selalu menyayangi Wina walaupun kadang Wina membuat Arka marah. Arka pun belajar menjadi ayah terbaik dengan beragam cara yaitu selalu menemani kedua putrinya saat belajar balet, belajar memasak, belajar memandikan anak, belajar mengepang rambut dan masih banyak lagi hal-hal lainnya yang dilakukan Arka untuk menyayangi kedua putrinya.

2. Film yang Berjudul Super Didi Memiliki Banyak Pesan untuk Para Penonton

Film yang berjudul Super Didi ini memiliki banyak pesan untuk para penonton. Salah satu pesan yang saya dapatkan setelah menonton film yang berjudul Super Didi ini adalah selesaikan urusan rumah tangga secara baik-baik tanpa merepotkan orang lain.

3. Film yang Berjudul Super Didi Dibintangi Artis Ternama Indonesia

Film yang berjudul Super Didi ini dibintangi oleh artis-artis ternama Indonesia. Vino G Bastian dan Karina Nadila menjadi tokoh utama dalam film yang berjudul Super Didi ini. Vino G Bastian berperan sebagai Arka dan Karina Nadila berperan sebagai Wina.

4. Film yang Berjudul Super Didi Memiliki Latar Tempat di Dua Negara

Film yang berjudul Super Didi ini memiliki latar tempat di dua negara yaitu di Indonesia dan di Hongkong. Setelah menonton film yang berjudul Super Didi ini maka saya pun ingin sekali bisa pergi piknik ke Hongkong.

5. Berusaha untuk Mementingkan Kepentingan Keluarga

Saya kurang suka dengan Wina di dalam film yang berjudul Super Didi ini. Kenapa demikian? Ya, saya heran kepada Wina karena lebih mementingkan pergi ke Hongkong dan tinggal di Hongkong selama dua minggu. Walaupun setiap harinya Wina menelepon Arka tapi tetap saja Arka kesusahan untuk bekerja sekaligus merawat kedua putrinya. Intinya adalah lebih baik mementingkan kepentingan keluarga dan tetap berusaha untuk mementingkan kepentingan keluarga.

Itulah sedikit cerita saya tentang film yang berjudul Super Didi. Lalu, apa saja yang kalian suka dari film yang berjudul Super Didi ini? Semoga kalian pun bisa mendapat pesan yang bermanfaat dari film yang berjudul Super Didi ini ya, teman!




Baca Buku Soulmate On The Backstage Karya Nadia Silvarani, Cinta Pertama Berawal dari Panggung Teater


Kali ini saya akan membahas tentang novel yang jalan ceritanya menceritakan tentang teater. Novel yang saya maksud adalah novel yang berjudul Soulmate On The Backstage karya Nadia Silvarani yang diterbitkan oleh GRASINDO.

Judul Buku : Soulmate On The Backstage

Nama Penulis : Nadia Silvarani

Penerbit : GRASINDO

Novel Soulmate On The Backstage menceritakan tentang seorang perempuan bernama Amelia Larasati. Orang-orang terdekat sering memanggil namanya dengan nama Laras. Lalu, siapakah Laras ini?

Laras adalah mahasiswi Universitas Negeri Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Jurusan Sastra Prancis. Laras merasa bahagia saat Laras mendapat penghargaan pemain teater berbakat. Sebuah kebahagiaan yang tak terduga bagi Laras.

Setelah itu Laras menjadi anggota tetap teater Zamrud Khatulistiwa dan Laras bisa keliling 7 negara di Benua Asia dan Benua Eropa dan tampil di panggung teater. Asik banget ya bisa keliling 7 negara dan tampil di panggung teater.

Laras ini ternyata punya cinta pertama yang bernama Azka. Butuh waktu yang lama untuk Laras agar bisa melupakan Azka. Laras pun merasa kaget saat mendengar dan melihat nama Azka itu yang membuat Laras kembali mengingat masa lalu.

Tapi beruntunglah Laras karena akhirnya Laras bisa move on dan belajar mencintai lelaki yang selalu ada untuk Laras. Laras tampil di gedung teater tua yang berada di pinggir kota Paris ditemani dengan lelaki yang mencintai Laras dengan sepenuh hati.

Ya, Laras adalah perempuan yang beruntung karena bisa move on dari masa lalunya dan melanjutkan hidup dengan lelaki yang mencintai Laras. Belajar mencintai dan belajar untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Baca novel yang berjudul Soulmate On The Backstage karya Silvarani ini asik sih karena banyak membahas tentang teater. Selain itu, novel Soulmate On The Backstage karya Silvarani juga membahas tentang Bahasa Prancis jadi saat membaca novel Soulmate On The Backstage karya Silvarani kita juga bisa belajar Bahasa Prancis.

Karena novel Soulmate On The Backstage karya Silvarani membahas tentang teater jadi saya teringat dengan masa-masa saat saya masih SMK dan saat itu saya ikut seleksi teater dengan terpaksa karena sebenarnya saya tidak ingin ikut seleksi masuk ekstrakulilker teater.

Ya, saya terpaksa karena guru saya langsung memerintah saya untuk ikut seleksi masuk teater tanpa minta pendapat saya terlebih dahulu. Sebenarnya saya marah dan jengkel waktu itu tapi betapa bodohnya saya karena saya ikut saja apa yang dikatakan oleh guru saya tersebut.

Andaikan waktu itu saya memberontak dan menolak waktu itu mungkin saya tidak akan pernah merasakan bagaimana rasanya ikut seleksi masuk ekstrakulikuler teater yang menurut saya aneh tapi yagitudeh. Entahlah saya bingung menjelaskannya.

Akhirnya saya ikut masuk tes ekstrakulikuler teater dengan sangat terpaksa. Untungnya saya hanya ikut tes masuknya saja dan setelah itu saya tidak pernah ikut masuk ekstrakulikuler teater karena saya sadar diri saya tidak punya bakat akting sama sekali.

Saya lebih suka ikut ekstrakulikuler yang bikin saya hepi karena kebahagiaan kan harus dicari kan ya? Ya, saya setuju jika kebahagiaan harus dicari karena kebahagiaan tidak datang dengan sendiri tanpa adanya usaha yang kita lakukan.

Itulah sedikit hal yang dapat saya sampaikan tentang novel Soulmate On The Backstage karya Silvarani dan sedikit pengalaman saya saat saya ikut tes masuk ekstrakulikuler teater saat saya masih SMK. Jadi, apakah kalian suka nonton teater atau kalian lebih suka tampil di panggung teater?

Referensi Gambar dan Tulisan : Website Grasindo dan Dokumentasi Pribadi Blog Layar Baca Farida

Nadia Silvarani

Tidak ada komentar