Dian Nafi, Arsitek dari Kabupaten Demak yang Menulis Buku Mesir Suatu Waktu

Tidak ada komentar
Dian Nafi

Dian Nafi, Arsitek dari Kabupaten Demak yang Menulis Buku Mesir Suatu Waktu


Halo, Teman Baca!

Pertama kali saya mengenal Mbak Dian Nafi yaitu di tahun 2018 karena saya bergabung dengan komunitas blogger Gandjel Rel Semarang. Mbak Dian Nafi berprofesi sebagai seorang arsitek dan juga penulis. Cita-cita Mbak Dian Nafi menjadi arsitek akhirnya terwujudkan setelah Mbak Dian menyelesaikan pendidikan S1 jurusan arsitektur di Universitas Diponegoro Semarang. Banyak buku-buku karya Mbak Dian Nafi yang diterbitkan oleh penerbit mayor seperti PT Gramedia Media Pustaka Utama dan Grasindo. Entah itu buku-buku nonf fiksi atau novel-novel fiksi. Buku yang berjudul Mesir Suatu Waktu karya Mbak Dian Nafi diterbitkan oleh Grasindo. Mbak Dian Nafi membutuhkan waktu 5 bulan – 8 bulan untuk menyelesaikan menulis satu novel karena menulis novel itu membutuhkan banyak waktu untuk riset.

Sepengamatan saya, Mbak Dian Nafi adalah perempuan cerdas yang ceria. Beliau aktif di berbagai komunitas yang ada di Kabupaten Demak dan Kota Semarang. Mbak Dian Nafi juga masih aktif ngeblog di blog www.dian-nafi.com yang bisa diakses melalui smartphone dan laptop atau PC. Saya suka gaya menulis Mbak Dian di blognya karena bahasanya enak dibaca dan berbobot memiliki nilai yang bermanfaat untuk pembaca. Setahu saya, Mbak Dian Nafi tipe orang yang selalu tepat waktu. Mbak Dian Nafi sering sekali menjadi peserta pertama yang datang saat hadir di suatu acara karena beliau orangnya yang disiplin dan tepat waktu. Mbak Dian Nafi bisa menjadi contoh dan teladan untuk kita semua yaitu menjadi pribadi yang disiplin dan tepat waktu

SINOPSIS BUKU MESIR SUATU WAKTU KARYA DIAN NAFI YANG DITERBITKAN OLEH GRASINDO

Siang ini sambungan telepon telah mulai normal. Bergegas aku menelepon ibu, mengatakan bahwa aku baik-baik saja. Terdengar dari bicaranya, ibu sedikit bingung. Ah, mungkin ibu belum tahu keadaan Mesir yang semakin runyam. Yang penting aku ingin memberitahunya bahwa aku aman, itu saja.

Mesir Suatu Waktu adalah kisah-kisah sederhana yang terangkai dalam kehidupan seorang mahasiswi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Entah mujur, entah sial. Ia benar-benar menjadi saksi dari aneka peristiwa di sana. Bukan hanya ilmu yang ia dapat, tapi juga pengalaman melihat Mesir yang berkecamuk karena suhu politik yang memanas. Bahkan puncaknya, ia pun harus segera pergi dari negeri tersebut. Walau demikian, di situlah letak arti belajar yang sesungguhnya yaitu mengamati kebesaran nama Allah SWT.

SINOPSIS BUKU JUST IN LOVE KARYA DIAN NAFI YANG DITERBITKAN OLEH GRASINDO

Jiwa kemudaan kami membuatnya selalu bergolak. Tetapi nilai yang keluarganya ajarkan membuatnya selalu berusaha membatasi diri. Membuat benteng-benteng pertahanan. (Yudhistira)

Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya, bagaimana menamakannya, kurasa ini bukan cinta. Tapi tentu saja bukan nafsu, aku tidak seburuk itu. Katakan padaku, adakah kau tahu apakah ini, Yudhistira? (Kemala)

Cantik-cantik kalau tidak punya etika, sama saja dengan nol puthul. Kosong! (Samuel)

Tentu saja aku tidak sehina itu, menukar rasa kasihku yang putih dengan nikmat sekerat daging yang pasti berakhir penyesalan berkepanjangan. (Yudhistira)

Cinta memang buta. Tidak mengenal merah, hijau, ataupun abu-abu. Mereka bertamu di kota yang eksotis itu dan saling jatuh cinta. Apakah perjalanan cinta mereka akan mulus? Ataukah juga disabotase seperti proyek renovasi interior yang tengah dikerjakan Kemala bersama timnya? Bahkan tidak cuma disabotase, dijebak dan dikurung tapi dia juga dituduh mencuri. Siapakah yang mensabotasenya dan kenapa?

Referensi Gambar dan Tulisan : Akun Media Sosial Dian Nafi

Tidak ada komentar