Ali Hazelwood, Profesor Ilmu Saraf dan Penulis Novel The Love Hypothesis yang Diangkat ke Film Prime Video

Tidak ada komentar
Ali Hazelwood


Profesor Ilmu Saraf dan Penulis Novel The Love Hypothesis yang Diangkat ke Film Prime Video


Halo, Teman Baca!

Ali Hazelwood berasal dari Italia, dia pernah tinggal di Jepang dan Jerman. Kemudian dia pindah ke Amerika Serikat untuk belajar demi mengejar gelar PhD di bidang neurosains (ilmu saraf). Ali Hazelwood menjadi dosen selama tiga tahun. Di tahun 2022, Ali Hazelwood memutuskan untuk menjadi penulis penuh waktu. Saat tidak menulis, maka Ali Hazelwood menonton serial TV bersama tiga kucing kesayangannya, merajut, dan makan permen. Kalian juga bisa berkunjug ke www.alihazelwood.com untuk dapat banyak informasi tentang Ali Hazelwood. Novel The Love Hypothesis karya Ali Hazelwood diangkat ke film yang tayang di Prime Video dan sudah dirilis pada tanggal 23 September 2026. Saya belum menonton film The Love Hypothesis yang tayang di Prime Video itu tapi saya sudah nonton trailernya di YouTube. Dan saya langsung gemas dengan dua karakter utamanya yaitu Adam dan Olive karena ceritanya menarik dan tentu saja karena saya suka genrenya yaitu genre romance. Di Indonesia, Novel The Love Hypothesis karya Ali Hazelwood diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama dan tentu saja sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.



SEKILAS TENTANG FILM THE LOVE HYPOTHESIS YANG TAYANG DI PRIME VIDEO

Menurut sains, molekul akan tetap bergerak sampai menemukan kecocokan. Berhenti menatapnya. Jangan bersikap aneh. Ada seorang pria. Dia mau mengencani sahabatku. Dia mau mengencani pria itu hanya jika aku mengencani orang lain. Boleh aku menciummu? Dr. Jahat. Olive Smith. Kuterima pengajuanmu. Untuk menipu temanmu bahwa kita berkencan. Terdengar buruk jika kau bilang begitu. Stanford mungkin tak akan memperpanjang hibahku. Mereka menganggapku berisiko berhenti. Pacar yang serius mungkin mengubah keputusan itu. Jadi, kita pacaran palsu? Maaf. Aku ada janji temu lagi. Baiklah. Kau serius pacaran dengan Dr. Jahat? Apa dia punya emosi manusia? Bisa tolong tersenyum? Ya, aku bisa tersenyum. Apa yang mereka lakukan? Hentikan. Itu namanya menggoda. Kalian berdua tak bisa berhenti saling menyentuh. Olive, aku ingin tahu lebih banyak tentang proyekmu. Giliranmu bicara. Tetaplah bersama teman-temanmu. Aku tak mau bicara, Adam. Aku jarang mau bicara. Dengan siapapun. Pacaran palsu itu demi temanmu. Akan kulakukan apapun demi dia. Aku harus menciummu. Teman-temanmu melihat dari balkon. Aku akan… Tak apa. Berapa tinggimu? Yang penting…Apa yang akan dilakukan Olive Smith? Aku belum pernah mengalami situasi ini. Itu kesalahan berat ilmuwan. Itu positif palsu, mengira ada sesuatu antara kita, padahal jelas tidak ada.

SINOPSIS BUKU THE LOVE HYPOTHESIS KARYA ALI HAZELWOOD

Demi meyakinkan sahabatnya bahwa ia sedang berkencan, Olive Smith membutuhkan hipotesis dan bukti layaknya seoran ilmuwan. Di tengah kepanikan, ia mencium laki-laki pertama yang ia lihat. Laki-laki itu tak lain adalah Adam Carlsen, dosen muda yang tampan serta cerdas yang juga terkenal sebagai dosen killer. Itulah sebabnya Olive terperangah ketika laki-laki itu mau berpura-pura menjadI pacarnya. Bahkan ketika karir Olive di ujung tanduk, Adam mengejutkannya lagi dengan dukungan tanpa henti serta otot perut menggiurkan yang tak terduga. Lama-kelamaan, eksperimen kecil mereka terasa berbahaya. Olive juga menyadari hal yang lebih rumit dari hipotesis cinta adalah meneliti hatinya sendiri.

SINOPSIS BUKU LOVE ON THE BRAIN KARYA ALI HAZELWOOD

Bee Konigswasser langsung menyambar kesempatan yang ditawarkan NASA untuk memimpin proyek neuroengineering. Benar-benar impian yang jad kenyataan! Sayangnya, Bee harus menjadi co-lead dengan Levi Ward, laki-laki yang membencinya sejak kuliah S3. Walaupun Levi ganteng bukan main, tinggi, dan menawan. Tapi bagi Bee, laki-laki itu brengsek. Namun, ketika Bee bermasalah dengan peralatan kerjanya dan staf lain sering mengabaikan pendapatnya karena dia perempuan, mendadak Levi bersikap seperti sekutu. Laki-laki itu selalu memihaknya, mendukung ide-idenya, dan memerangkapnya dalam mata hijau yang memikat. Sikap Levi yang berubah 180 derajat sangat berbahaya bagi Bee. Seolah neuron di kepalanya meletup-letup. Tetapi apakah Bee bisa kembali memercayai cinta?

Referensi Gambar dan Tulisan : Website Ali Hazelwood dan Website Gramedia

Tidak ada komentar